https://sculpture56.com/
sculpture56.com Apakah Anda pernah mendengar seseorang mengeluhkan sakit perut dan merasa ingin buang air besar tak lama setelah menenggak secangkir kopi?

Jawabannya kemungkinan besar adalah ya. Sebenarnya, keinginan untuk buang air besar setelah minum kopi merupakan hal yang biasa terjadi.

Kopi bukan hanya sekadar minuman pagi untuk menyegarkan tubuh dan menambah energi. Mengutip dari laman Cleveland Clinic, kopi ternyata dapat memicu keinginan untuk buang air besar.

Kopi merangsang kontraksi pada usus, menyebabkan lapisan otot usus bergerak sehingga feses terdorong melalui sistem pencernaan. Ini disebabkan oleh kandungan asam dalam kopi yang dapat meningkatkan kontraksi otot pencernaan.

Selain itu, kopi juga memicu pelepasan hormon kolesistokinin, yang memainkan peran penting dalam proses pencernaan.

Dengan demikian, kopi dapat mempercepat proses pembuangan kotoran dan bertindak sebagai pencahar alami.

Bagaimana dengan Kopi Tanpa Kafein?

Menurut Healthline, meskipun kafein dalam kopi dapat mempercepat keinginan buang air besar, efek serupa juga dapat terjadi dengan kopi tanpa kafein.

Minum kopi tanpa kafein bisa menyebabkan mulas dan perasaan ingin buang air besar. Ini karena kandungan asam klorogenat dan N-Akanoil-5-Hidroksitriptamida dalam kopi yang merangsang produksi asam lambung.

Asam lambung yang meningkat membantu ‘mengaduk’ makanan dan memindahkannya lebih cepat melalui usus.

Selain efek kandungan dalam kopi, rasa mulas juga bisa disebabkan oleh kebiasaan ngopi di pagi hari yang membuat usus lebih aktif.

Kondisi ini dikenal dengan istilah refleks gastrokolik, yaitu refleks yang dapat mengaktifkan usus besar setelah makan atau minum kopi.

By admin